Pejuang Al-Quran Yang Tak Kenal Menyerah

Edu Syariah

Nasehat Dhuha  Jumat  17 Juni 2022 | 17 Dzul Qaidah 1443 | Oleh : Ustadz  Fakhry Fadhil, S.Sy, M.H 

Klikbmi, Tangerang – Kisaran 22 tahun silam, di Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang berdiri Majelis Ta’lim Al-Kalam yang dipimpin oleh Ustadz Malka.  Awalnya majelis ini berdiri hanya bermodalkan gubuk anyaman bambu. Kondisi ini bertahan sampai dengan 10 tahun setelah berdiri. Perjuangan Ustadz Malka untuk anak-anak yang merupakan santrinya agar bisa membaca al-quran tidak pernah putus.  Di tengah kondisi bangunan yang serba  terbatas, tidak sedikit pun mengurangi semangatnya dalam mengajar. 

Di tambah dengan antusiasme anak-anak yang ingin belajar mengaji semakin banyak Beliau semakin bersemangat. Berjalanya waktu membuatnya terus memperbaiki sedikit demi sedikit majelis taklimnya agar anak-anak yang mengaji merasa nyaman.

Kondisi MajelisTa’lim Al-Kalam Yang Dipimpin Ustadz Malka

Majelis taklim Ustadz Malka memfokuskan pengajarannya dalamnya bidang qiroatul Al-Quran untuk anak 4 tahun sampai 15 tahun, Beliau berpendapat bahwa bisa membaca al-quran merupakan ilmu dasar untuk mengetahui agama islam. Tetapi belajar membaca al-quran yang benar tentu tidak mudah  terutama makharijul hurufnya sehingga salah membaca maka akan merubah sebuah penafsiran.

Perjuangan yang tidak kenal lelah terus dilakukan Ustadz Malka, 22 tahun sudah berdirinya majelis taklim ini dan saat ini memiliki 80 santri. Berdiri sejak 22 tahun lalu sampai saat ini majelis ini belum memiliki fasilitas tempat berwhudlu dan kamar mandi yang sehat dan nyaman. Majelis ini masih mengandalkan sumur timba. Tentu Ustadz Malka  dan semua santri ingin mempunyai fasilitas tempat berwudhu dan kamar mandi yang layak. Inilah harapan mereka.

Jamaludin, Kepala Desa  Desa Kemiri yang mengetahui hal ini akhirnya mengajukan Program Sanimesra kepada Kopsyah BMI. Ia tahu bahwa Kopsyah BMI mempunyai kegiatan program sosial membuatkan sanitasi  untuk majelis taklim, musholah dan pondok pesantren yang disebut Program  Sanimesra.

Alhamdulilah permintaan Kades Kemiri untuk Majelis  Ustadz Malka disetujui Kopsyah BMI. Inilah bentuk sebaik-baiknya pemberian yang Allah berikan langsung kepada Ustadz Malka atas perjuangannya selama ini yang sudah ikhlas dan sabar dalam mengajarkan para santrinya untuk bisa membaca Al-quran. 

Mari kita tengok hadist Nabi Muhammad SAW :

Barangsiapa disibukkan dengan mengkaji dengan menyebut nama-Ku, sehingga tidak sempat meminta kepada-Ku, maka Aku berikan kepadanya sebaik-baik pemberian yang Aku berikan kepada orang-orang yang meminta. Dan keutamaan kalam Allah atas perkataan lainnya adalah seperti keutamaan Allah atas makhluk-Nya.” (HR. Muslim)

Dan sejatinya Al-Quran akan menjadi penolong untuk kita semua di akhirat nanti.

“Bacalah al-Quran! Sesungguhnya ia akan datang pada hari kiamat memberi syafa’at kepada sahabatnya (orang-orang yang membaca, mempelajari, dan mengamalkannya).(HR. Muslim)

Semoga kita dapat mengambil hikmah dari perjuangan panjang Ustadz Malka, bahwa siapa pun yang selalu menebar kebaikan maka Allah SWT akan memberikan jalan. 

Mari terus ber-ZISWAF (Zakat,Infaq,Sedekah dan Wakaf) melalui rekening ZISWAF Kopsyah BMI 7 2003 2017 1 (BSI eks BNI Syariah) a/n Benteng Mikro Indonesia atau menggunakan Simpanan Sukarela : 000020112016 atau bisa juga melalui DO IT BMI : 0000000888. (Sularto/Klikbmi)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.