Setiap Pergerakan Ada Keberkahan, Teruslah Bergerak !

Edu Syariah

Nasehat Dhuha  Selasa, 1 Februari 2022| 28 Jumadil Akhir 1443 H | Oleh : Ustadz Sarwo Edy, ME

Klikbmi, Tangerang – Sahabat BMI Klikers, mari kita telaah lagi pelajaran IPA waktu sekolah dulu tentang Rotasi dan Revolusi Bumi. Sebagaimana kita ketahui bahwa revolusi bumi adalah peristiwa bergeraknya bumi mengelilingi matahari, sedangkan rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya. Kedua peristiwa tersebut memiliki akibat pada bumi, tetapi juga mempunyai manfaat.

Perlu kita ketahui bahwa di dalam rotasi bumi, bumi berputar dari arah barat ke arah timur. Waktu yang dibutuhkan dalam satu kali rotasi adalah 23 jam 56 menit 4 detik. Namun kita lebih sering membulatkan waktu tersebut menjadi 24 jam. Dan salah satu manfaat dari hasil rotasi bumi tersebut adalah pergantian siang dan malam.

Sebelum para ilmuan menemukan ilmu tentang pergantian siang dan malam tersebut, Allah sudah abadikan fenomena ini di dalam Al-Qur’an. Salah satunya di dalam Surat Ghafir ayat 61 yang berbunyi :

ٱللَّهُ ٱلَّذِى جَعَلَ لَكُمُ ٱلَّيْلَ لِتَسْكُنُوا۟ فِيهِ وَٱلنَّهَارَ مُبْصِرًا ۚ إِنَّ ٱللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى ٱلنَّاسِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَشْكُرُونَ

Yang artinya: “Allah lah yang menjadikan malam untukmu agar kamu beristirahat padanya Dan (menjadikan) siang terang benderang, Allah benar-benar memiliki karunia yang dilimpahkan kepada manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.”

Dari ayat di atas, secara tersirat Allah menjadikan bumi berputar pada porosnya bersamaan dengan manfaatnya. Salah satunya adalah kesehatan bagi makhluk yang ada di dalamnya. Tidak bisa dibayangkan jika ada makhluk-Nya yang hanya mengalami malam saja atau siang saja. Bukan?

Ibnu Katsir dalam tafsirannya mengemukakan yang dimaksud adalah ada regulasi antara keduanya, saling melengkapi satu sama lainnya dalam jangka panjang dan pendek regulasinya. Terkadang waktu siang lebih panjang daripada malam dan sebaliknya.

Selanjutnya, Sayyid Quhb dalam tafsirannya mengatakan, Allah menciptakan siang dan malam secara teratur dan sistematis. Jika tidak, maka kehidupan manusia akan kacau-balau.

Selain bumi yang bisa dijadikan contoh bahwa setiap pergerakan ada keberkahan, kita bisa menjadikan air sebagai bahan ibrah selanjutnya. Mari kita kutip potongan syair Imam Syafi’I :

إِنِّيْ رَأَيْتُ وُقُوْفَ المَاءِ يُفْسِدُهُ
إِنْ سَالَ طَابَ وَإِنْ لَمْ يَجْرِ لَمْ يَطِبِ

Sesungguhnya saya melihat air yang tergenang itu pasti akan rusak, jika mengalir maka air tersebut akan baik jika tidak maka ia akan membusuk.

Dalam kaitannya sama badan kita, setidaknya kita juga dianjurkan untuk bergerak agar aliran darah tetap terus mengalir. Hal itu pulalah yang Allah contohkan kepada kita tentang ashabul kahfi yang tertidur selama 300 tahun di gua dan mereka masih hidup karena Allah bolak-balikkan badan mereka agar daging mereka tidak dimakan tanah dan aliran darah terus mengalir ( Lihat QS. Al-Kahfi : 18)

Secara kelembagaan, Hal itulah yang sekarang sedang diikhtiarkan oleh Koperasi BMI. Dengan keyakinan bahwa setiap pergerakan ada keberkahan, tahun ini (2022) Koperasi BMI resmi membentuk Koperasi Jasa Benteng Mandiri Indonesia sebagai Koperasi Primer ketiga melengkapi dua Koperasi Primer yang sudah ada sebelumnya yaitu Kopsyah BMI dan Kopmen BMI serta membentuk holding dari ketiga koperasi primer tersebut, yaitu Koperasi Sekunder Benteng Madani Indonesia.

Terus bergeraklah, karena dalam pergerakan ada keberkahan. Terus bergeraklah, karena waktu terus berjalan. Hingga akhirnya yang malas tertindas, yang lambat tertinggal dan yang berhenti akan “mati”. Wallahu a’lam bish-showaab.

Mari terus ber-ZISWAF (Zakat,Infaq,Sedekah dan Wakaf) melalui rekening ZISWAF Kopsyah BMI 7 2003 2017 1 (BSI eks BNI Syariah) a/n Benteng Mikro Indonesia atau menggunakan Simpanan Sukarela : 000020112016 atau bisa juga melalui DO IT BMI : 0000000888. (Sularto/Klikbmi)

Share on:

1 thought on “Setiap Pergerakan Ada Keberkahan, Teruslah Bergerak !

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.