Wakaf BMI terus mengalir

Info ZISWAF

Klikbmi.com, Tangerang – Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (Kopsyah BMI) memang tidak salah jika dinobatkan sebagai Koperasi pengumpul wakaf terbaik se Indonesia pada tahun 2018. Konsistensi, militansi dan semangat anggotanya untuk menyalurkan wakaf melalui uang, memang patut diacungi jempol. Di tengah wabah pandemi Covid 19 ini, anggota Kopsyah BMI masih menyalurkan wakafnya sesuai dengan komitmen awal hingga mencapai minimal satu juta rupiah per orang. Faktanya hingga saat ini banyak yang telah berwakaf melalui uang di Kopsyah BMI hingga mencapai ratusan juta rupiah.

Semangat berwakaf melalui uang ini tentu lahir bukan dengan sendirinya begitu saja. Selain terus menerus ditanamkan pemahaman tentang manfaat dan pahala wakaf melalui uang, juga karena adanya keteladanan dari Pengurus, Pengawas dan Pengelola Kopsyah BMI dalam menyalurkan wakafnya. Bahkan untuk merangsang gerakan wakaf melalui uang dari anggota, Kopsyah BMI memberikan empat opsi tujuan berwakaf yang hendak dituju oleh para wakif, yaitu untuk membeli lahan produktif berupa sawah 100 Ha untuk kemaslahatan seluruh anggota, untuk membangun masjid yang refresentatif, untuk membangun rumah sakit gratis untuk anggota, dan untuk membangun sarana pendidikan dari mulai taman kanak kanak hingga perguruan tinggi termasuk rumah tahfiz. Anggota yang berwakaf dipersilakan menyalurkan wakafnya sesuai dengan niat dan tujuannya secara spesifik yang disebutkan tadi di atas.

Seorang anggota Kopsyah BMI di rembug pusat Semarang, Cabang Ciruas, Siti Mutmainah, mengatakan bahwa dirinya merasa sangat senang bisa menyalurkan wakaf melalui uang yang berjumlah satu juta rupiah dengan cara dicicil setiap minggu. ” Alhamdulillah saya sudah mencapai satu juta ber wakaf melalui uang, dan sudah mendapatkan sertifikat wakaf dari Kopsyah BMI. Saya niat karena Allah SWT sebagai amal jariyah. Dan tujuan berwakaf saya niatkan juga untuk berpartisipasi dalam membangun rumah sakit gratis nantinya, supaya bisa ikut membantu masyarakat yang miskin dan tidak mampu, ” Ujar Siti Mutmainah kepada klikbmi.com. Lebih lanjut Siti Mutmainah mengatakan dengan diserahkannya sertifikat wakaf oleh Kopsyah BMI, dirinya akan mengajak anggota lain dan masyarakat untuk berwakaf melalui uang di Kopsyah BMI.

Sementara itu anggota rembug pusat Melon Cabang Baros, Ani dan Maemunah mengaku sangat bersyukur bahwa mereka telah mencapai nilai satu juta rupiah dalam menyalurkan wakafnya melalui uang di Kopsyah BMI. ” Saya senang sekali telah mencapai nilai wakaf sebesar satu juta rupiah sesuai dengan komitmen awal saya. Walaupun dicicil, alhamdulillah sudah tercapai. Saya mengaharapkan nantinya selain beramal jariyah, Kopsyah BMI bisa membangun sarana Pendidikan Islam gratis, sehingga banyak anak anak anggota khususnya yang nantinya bisa menimba ilmu di sini, ” Ujar Ani.

Hal senada juga disampaikan oleh rekan Ani dalam rembug pusat Melon, yaitu Maemunah. Ibu Penjual kue ini mengaku bersyukur bisa beramal jariyah dengan wakaf melalui uang di Kopsyah BMI. ” saya nyicil tiap minggu hingga mencapai satu juta rupiah. Saya niatkan untuk membangun masjid nantinya, semoga nanti banyak yang solat dan menegakkan syiar islam di masjid tersebut, ” Ujar Maemunah kepada klikbmi.com

Staff Ziswaf yang menyerahkan sertifikat wakaf kepada anggota Kopsyah BMI tersebut diwakili oleh H. Puryadi dan Sarwo edi. H. Puryadi mengatakan bahwa wakaf melalui uang terus disampaikan kepada seluruh anggota Kopsyah BMI untuk menjadi kebiasaan positif buat anggota. ” Komitmennya kan berwakaf hingga satu juta rupiah. Mereka berusaha mencicil tiap minggu dengan penuh semangat hingga mencapai satu juta rupiah. Bagi yang sudah mencapai minimal satu juta rupiah, maka kami akan memberikan sertifikat wakaf kepada mereka, ” Ujar H. Puryadi. Sementara itu staff Ziswaf lainnya, Sarwo Edi mengatakan bahwa dari sejumlah 1.261 orang wakif yang sudah mencapai minimal satu juta rupiah, 90 persen anggota tersebut akan melanjutkan wakafnya kembali. ” Alhamdulillah para anggota yang sudah mencapai satu juta pun tidak berhenti sampai di sini, setelah didata hampir 90 persen akan melanjutkan wakaf nya kembali dan rata rata mereka memberikan pahalanya diniatkan untuk anggota keluarganya yang lain, misalkan untuk istri , orang tua atau anaknya, ” Ujar Sarwo Edi.

Semenatra itu Manager Ziswaf Kopsyah BMI, Casmita mengatakan bahwa hingga saat ini jumlah wakif yang tercatat sudah mencapai minimal satu juta rupiah di Kopsyah BMI sebanyak 1.261 orang. ” Itu jumlah yang sudah mencapai angka minimal satu juta rupiah. Masih banyak anggota yang masih mencicil untuk melengkapi sampai jumlah minimal satu juta. Jumlah wakaf melalui uang hingga 7 Mei 2020, tercatat sebesar, 10.361.252.580 ( sepuluh milyar tiga ratus enam puluh satu juta dua ratus lima puluh dua ribu lima ratus delapan puluh rupiah)., ” tegas casmita. Casmita juga mengajak kepada seluruh anggota dan masyarakat umum yang mau menyalurkan wakafnya di Kopsyah BMI bisa melalui rekening Ziswaf No. 7 2003 2017 1 (BNI Syariah) a.n. Benteng Mikro Indonesia.

Dihubungi terpisah Presiden Direktur Koperasi BMI, Kamaruddin Batubara mengungkapkan rasa syukurnya bahwa anggota Kopsyah BMI konsisten dalam menyalurkan wakafnya selama ini. ” Saya bersyukur kesadaran anggota Kopsyah BMI dalam menyalurkan wakafnya terus meningkat. Karena lewat amal jariyah lah, salah satunya dengan wakaf melalui uang ini, Insha Allah akan menjadikan pahala dan amal saleh kita nanti terus mengalir hingga di akherat kelak. Wakaf Bapak/ Ibu yang disalurkan melalui Kopsyah BMI, akan dijadikan wakaf produktif yang kemanfaatannya akan terus dirasakan secara langgeng oleh umat sehingga pahalanya tidak akan pernah berhenti mengalir kepada kita, walaupun kita sudah tiada kelak, ” Ujar kamaruddin Batubara (AH/klikbmi)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *