BMI Mobile Makin Aman dan Mudah

BMI Corner

وَيَزِيدُ اللَّهُ الَّذِينَ اهْتَدَوْا هُدًى

“Dan Allâh akan menambah petunjuk kepada mereka yang telah mendapat petunjuk…” (QS Maryam:76)

TANGERANG – Koperasi BMI terus melakukan pembenahan di layanan digitalnya kepada 274 ribu anggotanya. Pada Jumat (4/6), Koperasi BMI telah merilis aplikasi transaksi digitalnya yakni Kopsyah BMI Mobile di Playstore (Android digital market). Di versi terbarunya yakni 2.2.2, Kopsyah BMI Mobile menghadirkan fitur pengamanan ganda dan akses yang lebih luas.

Manajer IT Kopsyah BMI Idries mengatakan, dengan dirilisnya Kopsyah BMI Mobile, anggota bisa langsung mengunduhnya di aplikasi Google Playstore. Di versi terbarunya, aplikasi ini memiliki pengamanan ganda yakni verifikasi OTP (One Time Password) dan one account one device (satu akun, satu perangkat) . Dengan pengamanan ganda ini, anggota tidak perlu khawatir ada transaksi yang mencurigakan.

”Jadi anggota bisa mendownloadnya langsung di Playstore. Tapi aplikasi ini hanya one account one device atau satu akun satu perangkat saja. Bagi yang sudah menginstal versi sebelumnya, anggota bisa mendownload kembali aplikasi terbaru dan menghapus aplikasi sebelumnya dan melakukan registrasi ulang. Tentunya terlebih dahulu menyiapkan E-KTP dan email yang sudah diverifikasi sebelumnya,” jelasnya.

Bayar Token Listrik di ujung jari selengkapnya baca di : Isi Pulsa Dan Token Listrik Tanpa Ribet Lewat BMI Mobile

Kemudian, anggota cukup mengikuti beberapa langkah aktivasi dengan menyiapkan e-KTP untuk memasukkan nomor induk kependudukan (NIK), kode anggota, dan email yang terkoneksi dengan Doit BMI yang diinput saat verifikasi. Dengan catatan, jika NIK di e-KTP tidak sesuai dengan data BMI Mobile, nomor OTP tidak akan terkirim di gawai anggota. Ini yang membuat BMI Mobile sangat aman untuk digunakan.

”Anggota hanya memperoleh otentikasi melalui nomor ponsel lewat OTP. Nantinya OTP dikirimnya ke HP kemudian kode yang dikirim dimasukkan ke dalam aplikasi. Aplikasi ini pun tidak bisa diakses di perangkat lain, hanya ada di satu perangkat saja. Ini yang membuat transaksi anggota terjamin keamananya,” terangnya.

Koperasi Butuh Inovasi dari Para Milenial, selengakapnya baca di: Koperasi BMI Ajak Generasi Milenial Dan Gen-Z Majukan Ekonomi

Dengan begitu, sambung Idries, anggota hanya bisa menginstal aplikasi di satu perangkat/handphone saja. Jika anggota masih menemukan kesulitan saat melakukan penginstalan dan registrasi, anggota bisa menghubungi Digital Technical Advisor (DITA) di nomor 085729827000. Layanan DITA sudah beroperasi sejak 18 Februari lalu, melayani mulai Senin hingga Jumat pukul 07.30 – 16.30 WIB.

Untuk mengakses Kopsyah BMI Mobile bisa dimana saja tanpa harus takut tidak mendapat sinyal 4G. Meski sinyal handphone hanya mendapatkan layanan 3G/H+, anggota bisa mengakses aplikasi ini dengan lancar.

”Saat ini, transaksi, layanan PPOB dan pengecakan simpanan di Kopsyah BMI Mobile baru bisa diakses oleh anggota umum, sementara untuk anggota rembug pusat hanya bisa mengecek simpanan dan pembiayaan,” jelas Idris.

Tampilan Kopsyah BMI Mobile terbaru kini lebih clean dan kekinian, BMI Mobile siap melayani transaksi Payment Point Online Bank (PPOB) anggota lewat simpanan sukarela. Seperti pembelian pulsa dan paket data internet (semua operator), pembelian token listrik PLN, pembayaran tagihan listrik dan non tagihan listrik dan Telkom (telepon dan Indiehome) termasuk Telkomsel pascabayar. Anggota juga bisa menunaikan pembayaran zakat, infaq, wakaf dan sadaqah (ZISWAF) lewat Kopsyah BMI Mobile.

Yuk, kenal lebih dekat dengan Doit BMI, selengkapnya baca di sini: DoitBMI, Mercusuar Koperasi Indonesia

Sementara itu, Presiden Direktur Koperasi BMI Kamaruddin Batubara mengungkapkan, Kopsyah BMI Mobile merupakan implementasi poin ke dua Peradaban Baru Koperasi Indoensia. Yakni koperasi itu harus dikelola secara profesional.

BRAINSTORMING: Presiden Direktur Koperasi BMI Kamaruddin Batubara memberi penjelasan Peradaban Baru Koperasi Indonesia kepada para pengurus koperasi kelurahan di Gedung Indag Kota Tangerang, Senin (23/11/2020) silam.

Penulis Best Seller Model BMI Syariah itu mengatakan, esensi dari pengembangan BMI Mobile pada dasarnya akan memberikan kecepatan koperasi untuk bergerak dinamis. Hal ini yang pada akhirnya memudahkan berjalannya bisnis koperasi melalui peningkatan pelayanan kepada anggota koperasi.

”Koperasi harus dikelola secara profesional dan Kopsyah BMI Mobile adalah implementasinya. Selain memberikan kemudahan kepada anggota, sekaligus juga akuntabilitas transaksi anggota lebih clear,  transparan dan tersimpan,” jelasnya.

”Tentunya kami minta doa dari para anggota, agar ke depan aplikasi ini bisa dirasakan manfaatnya tidak hanya oleh anggota umum namun juga oleh anggota rembug pusat,” pungkas penerima Anugerah Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI pada Juli 2018 silam itu.

(gar/KLIKBMI)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *