Libur Lebaran, BMI Tour & Travel Buka Trip Wisata Hemat ke Anyer

BMI Corner Ekonomi

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا

Dan tidak ada satupun makhluk yang berjalan di muka bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya (QS Huud: 6).

TANGERANG – Destinasi wisata alam yang tersebar di Banten menjadi destinasi andalan untuk dikunjungi wisatawan lokal selama libur Lebaran mendatang. Kesempatan ini langsung dilirik oleh BMI Tour and Travel.

Divisi usaha Koperasi Konsumen Benteng Muamalah Indonesia membuka paket wisata lebaran ke Pantai Sambolo, Anyer, Kabupaten Serang. Spesialnya, tanggal keberangkatan dimulai setelah masa larangan mudik selesai yakni Sabtu, 29 Mei 2021.   

Aksi sosial BMI Menggebrak Mauk di Awal Tahun 2021, selengkapnya baca di: Alhamdulillah, BMI Salurkan Bantuan Bahan Bangunan Untuk 9 Keluarga Korban Kebakaran Di Mauk

Manajer BMI Tour and Travel Haji Zaenal Muttaqien menjelaskan, trip ke Anyer merupakan trip perdana yang dilakukan BMI Tour and Travel. Rombongan Koperasi BMI akan seharian penuh berwisata ke pantai terbaik tepi Selat Sunda itu. Selain datang secara berombongan, trip ini menjadi spesial karena bertujuan menggerakkan ekonomi pariwisata domestik di tengah pandemi.

Zaenal mengatakan, tur ke Anyer sangat ramah dikantong. Hanya dengan Rp 220 ribu per orang, para pengurus, karyawan dan anggota Koperasi BMI dan masyarakat lain bisa merasakan keseruan wisata di Pantai Sambolo seharian penuh.

BMI Tambah Dua Armada Ambulan, selengkapnya baca di : Tambah Dua Armada, Total Tujuh Ambulan Gratis BMI Siap Layani Anggota Dan Masyarakat

Ia mengatakan, harga sudah termasuk tiket bus medium, tiket masuk objek wisata dan konsumsi. ”Ini menjadi trip yang spesial karena selain ramah dikantong, tapi kualitas pelayanan tetap number one,” terangnya saat dihubungi Klikbmi, Jumat (30/4).

Zaenal mengatakan, Pantai Sambolo dikenal sebagai salah satu pantai di Anyer Banten yang memiliki hamparan pasir putih cukup luas. Hamparan putih bak permadani ini, memberikan kesan romantis bagi pengunjung yang liburan bersama teman atau dengan keluarga.

”Sunset di Pantai Sambolo terbilang spesial. Hal ini karena posisi pantai yang tepat menghadap ke barat. Di Sambolo, kita bisa melihat tenggelamnya matahari di sudut barat menciptakan pemandangan yang luar biasa untuk diabadikan,” terangnya.

Dalam waktu tertentu, di Pantai Sambolo juga kerap dikunjungi penyu untuk bertelur. -penyu laut mampir guna menyimpan telurnya di dalam pasir putih. Jadi, jangan heran kamu akan sering melihat banyak cangkang telur penyu di pinggir pantai.

BMI Berbagi Berkah di Pakuhaji, selengkapnya baca di sini : Terima Kasih BMI, Doa Udin Memiliki Rumah Baru Akhirnya Terkabul

Untuk mencegah penularan Covid-19, Haji Zaenal mengatakan, tur tetap mengutamakan aspek protokol kesehatan dengan menyediakan masker. Sebagai catatan, pedoman kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan perhatian pada lingkungan atau clean, healty, safety, environment (CHSE) dari mulai berangkat sampai destinasi wisata dan pulang lagi sampai di rumah kita perhatikan betul. Jadi jangan ragu wisata bersama kami, insyallah wisata berkah sekaligus ibadah” jelasnya.

Terpisah, Presiden Direktur Koperasi BMI Kamaruddin Batubara, trip wisata ke Anyer menjadi pertimbangan penting dalam menghidupkan potensi wisata dan menggerakkan ekonomi lokal. Tidak kalah pentingnya adalah memberikan benefit pada anggota.

”Kita memiliki tagline, Perjalanan penuh berkah. Intinya bersama BMI Tours and Travel, lebih dari sekedar wisata,tapi ada berkahnya dan Insha Allah bernilai ibadah. Kenapa, karena nantinya akan di salurkan untuk infaq sebesar 1.5 persen dari keuntungan yang didapat. Artinya para pengguna BMI Tours and Travel sudah bergotong royong membangun kemaslahatan umat, ” tegas Kamaruddin Batubara.

Kamaruddin menerangkan bahwa BMI Tours and Travel terus menciptakan inovasi dan trip baru ke berbagai destinasi lokal. Saat ini, BMI tengah berencana mengembangkan destinasi Wisata Budaya Suku Baduy di Kabupaten Lebak. Wisata suku Baduy merupakan wisata alam sekaligus wisata budaya. Di sana, kita belajar kesederhanaan Suku Baduy menjaga alam dan sistem pertanian yang hasil panennya dapat bertahan setahun penuh.

”Kita punya captive market yang bagus, hampir 200 ribu anggota Koperasi BMI. Itu potensi yang luar biasa. Dan spesialnya pada wisata Suku Baduy, kita bisa belajar mereka hidup secara sederhana dan menyatu dengan alam. Listrik belum masuk dan alam yang masih alami dan budaya yang ditawarkan oleh kampung suku Baduy menjadi daya tarik wisata tersendiri bagi daerah ini,” tandasnya.

(gar/KLIKBMI)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.