Tahun 2020, Koperasi BMI Bagikan 43 Rumah Gratis

Nasional

Klikbmi, Tangerang –  Hari ini Rabu (30/12), Koperasi BMI kembali menyerahkan rumah gratis melalui program Hibah Rumah Siap Huni (HRSH). Program yang dimulai sejak 2015 ini telah memberikan rumah gratis sebanyak 283 unit. Sumyati (59) dari Kp. Sawah RT.011/005, Desa Sindangsari, Kecamatan Sajira, Kabupaten  Lebak beruntung mendapatkan hibah rumah dari BMI. Istri dari Juanda (59) ini tak mampu menyembunyikan kegembiraannya.  Rumah ke- 283 sepanjang program ini diadakan sejak 2015, untuk tahun 2020 merupakan rumah gratis yang ke 43. Anggota koperasi yang berprofesi buruh serabutan ini  tercatat memiliki simpanan  Rp 514.000,00 di Kopsyah BMI.

Perempuan sederhana yang masuk menjadi anggota BMI sejak 19 Juni 2019 ini merupakan  seorang ibu rumah tangga. Ia tinggal di rumah bersama suami. Pasangan ini sebenarnya memiliki seorang anak laki–laki yang sudah menikah tetapi tinggal di rumah mertuanya. Sumyati memiliki sakit di kaki, dan sejak lama berjalan dengan menggunakan tongkat. Sementara itu usaha suaminya adalah buruh serabutan. Dengan kondisi rumah yang rusak tak mampu membangun rumah, Koperasi BMI memberikan rumah gratis sebagai bentuk pelaksanaan dari visi pemberdayaan Koperasi BMI.

Baca juga : Rabu Berkah Koperasi BMI Bagi 3 Rumah Gratis https://klikbmi.com/rabu-berkah-koperasi-bmi-bagi-3-rumah-gratis/

Kamaruddin Batubara, Presiden Direktur Koperasi BMI menjelaskan kepada redaksi klikbmi.com bahwa Koperasi BMI adalah koperasi pemberdayaan dan sosial. “Kita ini bukan koperasi kaleng-kaleng, bukan koperasi yang hanya mau untung dengan menimbun uang sementara anggota sengsara tidak peduli. Jadi terkait dengan pemberdayaan kita punya program HRSH. HRSH itu adalah hibah rumah siap huni. Ini gratis, gratis untuk anggota koperasi BMI dan non anggota. Program ini kita mulai sejak 2015 dan Alhamdulillah sampai hari ini jumlah yang kita bagikan sudah mencapai 283 rumah” ujarnya pada redaksi.

Kegembiraan saat penyerahan rumah gratis kepada Ibu Sumyati (59) dari Kp. Sawah RT.011/005, Desa Sindangsari, Kecamatan Sajira, Kabupaten  Lebak
(Foto ; Klikbmi)

Kamaruddin melanjutkan bahwa pada tahun 2020 ini Koperasi BMI telah membagikan rumah gratis sebanyak 43 unit. “Bisa dicatat tahun ini, BMI Alhamdulillah di tengah pandemi saat ini tetap mampu melaksanakan program ini dengan relatif baik. Saya bilang relatif baik karena memang sebenarnya kita tahun ini ingin membagikan rumah sebanyak 110 unit. Tapi kami masih sangat bersyukur dan berterima kasih. Bersyukur kepada Allah SWT atas semua limpahan rahmat dan karunianya ternyata Koperasi BMI masih lebih baik jika kita melihat kondisi ekonomi yang saat ini tengah tertekan. Lalu berterima kasih kepada semua anggota atas militansinya yang luar biasa. Tanpa militansi yang luar biasa dari anggota barangkali koperasi kita akan mengalami kesulitan di tahun ini. Saya juga ingin berterima kasih kepada semua eksponen BMI yang telah terus berjuang melewati tahun 2020 tahun perjuangan ini” imbuh pria tinggi besar ini pada redaksi.

Baca juga : Di Situ Gadung Kiprah BMI Terus Melambung https://klikbmi.com/di-situ-gadung-kiprah-bmi-terus-melambung/

“Dari 43 rumah tahun 2020 ini, 32 rumah dibagikan untuk masyarakat Kabupaten Tangerang, 3 untuk Kabupaten Lebak, 2 untuk Kabupaten Serang, 4 untuk Kabupaten Pandeglang dan 2 untuk Kabupaten Bogor. Dari 43 rumah ini 24 rumah kita bagikan kepada anggota dan 19 lainnya kepada non anggota. Inilah uniknya BMI, kita betul – betul ingin menjalankan amanah UU Koperasi (No. 25/92) yang mengatakan bahwa tujuan berkoperasi bukan hanya untuk anggota tetapi juga untuk masyarakat luas” ujar pria penerima Anugerah Satyalancana Wirakarya dari Presiden (2018) ini.

Baca juga : Bogor Pancakarsa Koperasi BMI Luar Biasa https://klikbmi.com/bogor-pancakarsa-koperasi-bmi-luar-biasa/

“Kita awalnya sangat optimis bisa membagikan 110 rumah gratis sesuai dengan target rencana kerja kita. Bulan Februari kita serahkan 10 rumah gratis, Maret 3 rumah, memasuki April kita agak kaget dengan adanya pandemi jadi bulan April-Mei kita belum membagikan rumah gratis. Tapi kita mulai melihat dan bisa mengendalikan kondisi internal akibat pandemi, jadi bulan Juni kembali kita bagikan lagi 3 unit rumah gratis. Dan bulan Juli kita bagikan 8 rumah gratis, lalu Agustus kita bagikan 11 rumah gratis. Pada waktu itu sebagian rumah gratis sebetulnya sudah jadi tetapi karena kita tidak bisa menyerahkan akibat adanya aturan PSBB, kita dilarang berkumpul jadi bulan Agustus kita menyerahkan sampai 11 unit. Dan alhamudillah menutup tahun 2020 ini kita kembali memberikan rumah gratis 8 rumah, sehingga total tahun 2020 ini kita bagikan 43 rumah gratis” papar pria humoris ini pada redaksi.

Menutup penjelasannya pada redaksi, Kamaruddin membeberkan dari mana uang untuk membangun rumah gratis yang telah dibagikan. “Di awal tadi saya sampaikan, koperasi kita ini bukan sekedar koperasi simpan pinjam. BMI adalah koperasi pemberdayaan. Jadi dari semangat tolong – menolong dan kekeluargaanlah semua ini berasal, untuk anggota koperasi yang 24 rumah jumlahnya, rumah gratis kita ambilkan dari CSR yang berasal dari dana sosial dan dana kebajikan. Dana sosial adalah anggaran yang berasal dari penyisihan SHU. Dana kebajikan ini adalah penyisihan 1 persen dari dana yang telah dikeluarkan sebagai pembiayaan kepada anggota. Setengahnya kita pakai untuk kegiatan ini. Sedangkan untuk membangun rumah non anggota yang 19 rumah kita ambilkan dari dana infak anggota. Jadi kita ini anggota berinfaq seminggu Rp 1000,00, dana inilah yang kita pakai. Hitung aja Rp 1000,00 kali 200 ribu anggota, jika kita disiplin berapa banyak rumah yang bisa kita bangun. Terakhir saya ajak anggota semua untuk terus meningkatkan infaqnya, juga simpanannya dan partisipasi yang lain. Oia tadi saya jelaskan BMI adalah koperasi pemberdayaan dan sosial, kegiatan sosial kita cukup banyak , seperti sunatan massal, pengobatan massal, ambulans gratis, santunan dhuafa, beasiswa dan lain-lain” pungkas Kamaruddin menutup penjelasannya. (Sularto/Klikbmi)

Share on:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.